Inovasi Kemasan Produk Tempe yang Kekinian dan diminati Milenial
Keywords:
tempe; inovasi kemasan; UMKM; branding; pemasaran digitalAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan
karena adanya penurunan minat generasi milenial
terhadap tempe tradisional, yang salah satunya
dipengaruhi oleh tampilan kemasan yang sederhana dan
kurang menarik. UMKM Tempe Pak Wawi sebagai mitra
kegiatan masih menghadapi beberapa permasalahan
seperti rendahnya inovasi kemasan,proses produksi yang
bersifat konvensional, serta minimnya pengetahuan
mengenai branding dan pemasaran digital. Tujuan kegiatan
ini adalah meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan
terkait desain kemasan, branding usaha, manajemen
sederhana, dan strategi pemasaran digital. Pelaksanaan
kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pendampingan,
simulasi praktik, dan diskusi interaktif dengan metode
partisipatif.
Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya
peningkatan pemahaman peserta sebesar 35–45% pada
aspek produksi higienis, desain kemasan, dan pemasaran
digital. Mitra juga mulai menerapkan desain kemasan baru
dan mengalami peningkatan penjualan sebesar 20–30%.
Program ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas
kewirausahaan, meningkatkan citra produk, serta
membantu menjaga keberlanjutan pangan tradisional
melalui kemasan yang lebih modern dan sesuai preferensi
generasi muda. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil
memperluas peluang pemasaran serta meningkatkan nilai
tambah produk tempe.
