Disorientasi Tujuan Pendidikan Sekolah Dasar: Analisis Kritis Implementasi Kurikulum terhadap Pembentukan Karakter Siswa
Keywords:
Disorientasi Tujuan Pendidikan, Kurikulum, Pendidikan Karakter, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis disorientasi tujuan pendidikan sekolah dasar melalui implementasi kurikulum terhadap pembentukan karakter siswa. Fokus penelitian diarahkan pada keselarasan antara tujuan normatif pendidikan karakter dan praktik pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus kritis yang dilaksanakan di SDN 07 Woja, Kabupaten Dompu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual implementasi kurikulum di sekolah telah diarahkan pada pembentukan karakter siswa sesuai dengan kebijakan pendidikan nasional. Namun, dalam praktiknya, tujuan tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi secara optimal. Implementasi kurikulum masih cenderung berorientasi pada pemenuhan tuntutan administratif dan pencapaian akademik, sehingga pembentukan karakter lebih bersifat normatif dan prosedural. Kondisi ini mengindikasikan adanya disorientasi tujuan pendidikan, yang ditandai oleh ketidaksinambungan antara tujuan ideal kurikulum dan praktik pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyelarasan antara tujuan pendidikan, implementasi kurikulum, dan kultur sekolah agar pembentukan karakter siswa dapat terwujud secara bermakna dan berkelanjutan.

