Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis di Kelas V SD Negeri Gardu Mukti
Keywords:
Model Pembelajaran Problem Based Learning; Kemampuan Pemecahan Masalah MatematisAbstract
Permasalahan yang ditemukan pada penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas V SD Negeri Gardu Mukti. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas V SD Negeri Gardu Mukti, dan mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas V SD Negeri Gardu Mukti melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Gardu Mukti tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan desain PTK yang dikembangkan oleh Kemmis Mc Taggart. Subjek penelitian ini terdiri dari 14 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ada dua macam, yaitu observasi aktivitas guru dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Observasi digunakan untuk memperoleh data mengenai aktivitas guru dalam proses pelaksanaan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning sedangkan tes digunakan mengumpulkan data hasil belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan mixed methods, karena dilakukan dengan dua cara yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Adapun data kualitatif dihasilkan dari observasi sedangkan data kuantitatif didapat dari hasil tes yang diberikan. Hasil observasi aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I sebesar 79,31%, siklus II meningkat sebesar 95,68%. Adapun hasil tes menunjukan bahwa rata-rata kelas sebesar 71,78 pada siklus I, kemudian meningkat pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 86,78. Persentase KKTP pada kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebesar 50% pada siklus I, kemudian meningkat peserta didik yang memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pada siklus II sebesar 100%. Jadi dari siklus I ke siklus II kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik meningkat 50%. Oleh karena itu penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas V SD Negeri Gardu Mukti.

